[Free Ebook] ♇ Layar Terkembang ♨ Tyrakel.de

Sepertinya mulai harus menambahi koleksi karya sastra klasik Indonesia Walaupun ceritanya sebenarnya sederhana,banyak juga yang masih relevan dengan masa sekarang Belum lagi bahasanya yang indah membuat kita belajar lagi bagaimana betutur kata dengan baik [Free Ebook] ♵ Layar Terkembang ♗ Selagi Maria Dan Yusuf Menjalin Percintaan Yang Mans, Tuti Bergelut Dengan Dirinya Sendiri Apakah Akan Menikah Dengan Orang Yang Tidak Dicintainya Hanya Karena Alasan Usianya Yang Semakin Bertambah, Atau Tetap Memegang Prinsip Lebih Baik Tidak Menikah Daripada Mendapatkan Suami Yang Tidak Sepandangan Dan Tidak SepahamHubungan Maria Dan Yusuf Makin Mendalam, Ketika Tiba Tiba Maria Diketahui Mengidap Penyakit Serius Bagaimanakah Perasaan Yusuf Mengetahui Keadaan Tunangannya Bagaimana Tuti Menghadapi Peristiwa Peristiwa Tak Terduga Dalam Hidupnya Dan Bagaimana Akhirnya Hubungan Ketiganya ISBN Layar terkembang merupakan buku yang muncul pada era sebelum perang dunia kedua Dalam buku ini dikisahkan dua kakak beradik, Maria dan Tuti Maria, sang adik, bertemu dengan pria yang akhirnya menjadi tunangannya, yaitu Yusuf Namun akhirnya Maria sakit dan menyebabkan munculnya kisah yang mungkin akan sulit untuk dipahami di masa sekarang.Kekuatan buku ini terletak pada penggambaran karakter yang melambangkan dua karakter perempuan yang sama sama kuat Maria digambarkan sebagai wanita lemah lembut yang tipikal dengan wanita Indonesia di masa dulu Sementara Tuti digambarkan sebagai wanita independen yan berpikirn bahwa pernikahan tidak boleh menjadi tuntutan dan penjara Pernikahan adalah membebaskan.Pada akhirnya, S.T Alisjahbana mengajarkan kepada kita difusi antara perjuangan wanita dan penerimaan naluri wanita yang tidak akan sanggup dibohongi sampai kapanpun Penggunaan bahasa yang kemelayu melayuan juga memberikan nuansa keunikan untuk buku ini, dibandingkan dengan buku masa kini. Rate 3 aja, ntah karena ebook yg saya baca uda di utak atik sama pembuatnya, pengantar yang harusnya bikin penasaran malah spoiler Romantisme klasik ala Maria dab Yusuf serta modernitas pemikiran seorang perempuan bernama Tuti dipadukan secara apik oleh STA Asyik juga membaca bahasa yang mendayu dayu ciri khas era Pujangga Baru ini. Aduh makdimana lagi cari koleksinya sudah diterbitkan lagi apa belum ya..waktu gue SMP nich gue bacanya waktu itu jadi wajib baca saat pelajaran bhs indonesia sekarang gue pengin punya bisa dibeli dimana yechicha Salah satu karya legendaris angkatan Pujangga Baru, karya sastra bacaan wajib waktu sekolah.Meskipun dari sisi alur dan tata bahasa sangatlah oldschool, tapi pesannya masih relevan sampai saat ini mengenai pilihan hidup. Meski, aku gak punya koleksi buku ini, karena dahulu itu minjem di perpus SMU, tapi buku ini bener2 berkesan Setidaknya, aku ingat sewaktu aku membaca buku ini, aku merasa dilempar jauh ke masa Indonesia tempo doeloe, dan rasanya sejuk sambil ngeliat foto2 jaman nenek kakek masih muda Tokoh Tuti bener gak sih adalah sosok feminis yang aku suka Ketika pada akhirnya, pengarang superstar kita ini ST TAKDIR ALISJAHBANA menyandingkannya dengan calon suami adiknya yang meninggal , puas sekali rasanya diriku Gara gara buku ini, aku jadi ingin betul2 melahap dan mengkoleksi cerita2 klasik indonesia lainnya Sayang, belum terealisasi kelupaan p huehehehe Yang jelas, aku menunggu buku ini dibuat versi filmnya Ingin melihat visualisasi dari Indonesia tempo doeloe dengan perempuan2 berambut dikepang, laki2 dengan rambut klimis berminyak rambut. ya ya ya sptnya semacam ituDan yang jelas, ingin melihat kisah cinta seorang perempuan yang semasa hidupnya sangat mengelukan emansipasi ini Tunggu tanggal mainnya, saat aku sudah siap menjadi executive produsernya D let my cousin be the director p Yusuf, Maria, dan Tuti Tiga tokoh inilah sentral cerita novel ini Saya baca zaman dahulu kala, jauuuuh sebelum kenal GR hehe Jadi sepintas kesan yang saya ingat dan terngiang ngiang pada novel ini adalah sebuah review yang saya baca zaman dahulu kala juga yaitu sebuah pertanyaan kritik , kenapa Yusuf dengan begitu gampang memindahkan cintanya pada Tuti setelah Maria meninggal Padahal sifat Maria dan Tuti jauh berbeda meskipun mereka berdua bersaudara.Tapi novel ini penting pada zamannya, karena cita cita kebangsaan dan feminisme digagas disini.